Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Welcome to Lembah Karya#1

Awalnya, hanya sebatas socialproject yang dikerjakan dengan setengah kesadaran. Menghabiskan hari minggu untuk melangkah ke Jakarta Kota. Awalnya, berat dan..huh...malas sekali. Tapi, setelah mengetahui banyak hal, setelah bertemu dengan orang-orang luar biasa disana membuat saya tertampar . Sudah beberapa minggu saya absen dari lembah karya. Dengan alasan ya pecundang lah ya.... tapi hari itu, tepatnya bulan Ramadhan kami mengunjungi lembah karya ‘lagi’. Oh ia, mungkin sebelumnya saya ceritakan dulu kali ya gimana kondisi disana...ok, simak-simak. J Tempatnya terletak di Jakarta Kota, tidak seberapa jauh dari stasiun jakarta Kota. Nama daerahnya kampung Muka, mayoritas penduduk disana bermatapencaharian sebagai pemulung, pengamen, dan titik-titik. Letak kampungnya tepat banget sama pinggir rel kereta api. Pernah satu moment, saya sama anak-anak lembah Karya pulang dari suatu tempat. Karena saya belum terbiasa, saya menyebrang rel kereta api tanpa melihat kiri-kanan. Karena saya pi...

Penyewa kontrakan yang tidak tau diri.

“kenapa bro kok bengong...” Tanya si Shauqi keteman sebelahnya “Lah ini, gua di usir sama yang punya kontrakan” Jawab si Iqbal serentak. “Kok bisa?” “Lah ia, soalnya gua gak pernah bayar kosan sejak ngisi tuh kosan. Ditambah lagi gua suka melanggar aturan yang dibikin sama yang punya kontrakan.” Jawab si Iqbal dengan muka suram..... tuba-tiba si Shauqi ikut nangis. “Lah bro, kok nangis? Kan gua yang diusir dari kontrakan bukan lo?” tanya si Iqbal heran. “PD banget sih lo....(Air matanya berurai deras, kalo dihitung pake rumus fisika 150cm/detik) gua takut, takut diusir sama yang punya kontrakan gua juga” Iqbal garuk-garuk kepala, mencoba mencerna kata-kata si Sahuqi. Tapi si Iqbal tidak bisa mencernanya. (Komentar ponakan saya “ ate, emang kata-kata itu sejenis makanan apa?” saya jawab”lah Gi, kata-kata itu bukan makanan. Gimana sih, belajar gak sih?” Tiba-tiba Giyats ponakan saya jawab”Lah kayanya ate yang gak sekolah. Kata ustadzah, pencernaan itu memproses makanan menjadi sesuatu y...

Apa Yang berbeda dengan Ramadhan kali Ini?

"Apa yang beda dengan ramadhan kali ini?" Begitulah sore tadi berlalu, seorang 'teteh' yang luar biasa dan terkenal dengan keramahannya memulai pembicaraan. Sebenarnya sore itu saya sangat merasa lelah, tapi pertanyaan yang si'teteh' lontarkan membuat lelah saya tertimbun begitu saja. pertanyaan yang diberikan oleh si'teteh membuat saya merasakan kembali kesalahan yang hampir saja saya lupakan. Ramadhan kali ini, saya merasa sangat bersalah. sangat bersalah tidak bisa mewujudkan harapan mereka. Harapan untuk melingkar bersama pada saat adzan magrib. Harapan, pergi bertiga menyelusuri gelapnya jalan menuju mushola. Rasanya, berat sekali pada saat harus bilang 'mah, aku mau balik lagi ke Depok.' rasanya kata-kata yang jahat banget. Ya bagimana tidak, diwaktu libur seperti ini seharusnya benar-benar bisa menghapus kesepian mereka dtambah lagi ini bulan ramdhan. Kadang sempet terbayang, saat disini saya berbuka dengan riuh orang-orang. disana, m...

Berubahnyok....

Malam dan Siang adalah kodrat Allah yang ditampakkan kepada manusia. Simbol dari kekuatan Allah serta menyadarkan manusia akan hakikat kehidupan. Didunia yang penuh dengan fatamorgana keindahan, menyadarkan kita bahwa didunia ini tidak ada yang akan abadi. Berbicara mengenai malam dan siang, saya menjadi mengingat kisah Nabi Ibrahim yang mencari Siapa Tuhannya. Saat Nabi Ibrahim melihat matahari, lalu nabi Ibrahim menganggap bahwa itu Tuhan. Tetapi jelang beberapa jam, matahari tenggelam di peraduannya. Kemudia nabi Ibrahim berkata “saya tidak suka dengan yang tenggelam”. Kemudian Ibrahim melihat bulan, bintang. Dan menganggap benda-benda tersebut sebagai Tuhan. Tapi..lagi-lagi, benda-benda itu tidak abadi alias menghilang dari pandangan. Semuanya menghilang, semuanya berganti...... sampai akhirnya Ibrahim sadar bahwa ada sesuatu yang mencitakan matahari, bulan, bintang, dan semua yang ia Liat. Dan Pencita itu, pasti luar biasa... dan dia adalah Allah. Tuhan seluruh alam. Seandainya sa...

Indahnya Ketika Kita Ikhlas

Bahagia.... Ya memang setiap orang akan berbeda mendefiniskan hal ini. Tapi, setiap orang pasti akan setuju bahwa membuat orang lain bahagia karena kita, akan menumbuhkan rasa bahagia. Pantas saja Islam mengajarkan umatnya untuk saling berbagi dan saling tolong menolong. Ternyata semuanya memang Indah.... Dimulai dari sebuah sms, dari salah seorang teman di adkesma bem. yang intinya dia bilang, betapa senang dia saat mahasiswa baru yang dia perjuangkan lolos mendapatkan beasiswa bidik misi. Entah mengapa, rasanya saya terdorong untuk turut berbahagia. Saya teringat, ternyata menjadi bahagia itu mudah. mejadi bahgia itu, sangat-sangat mudah. Bahagia, adalah bagaiman kita memaknai sesuatu menjadi bahgia. Ternyata mudah, tidak usah berbelit-belit.

Maaf... :(

Satu bulan sudah saya habiskan masa menganggur ini. Liburan tiga bulan semakin berjalan mundur, satu hari..satu hari...tidak terasa liburan hanya tersisa dua bulan lagi. L Kosan semakin sepi, tiket-tiket bis, kereta, dll sudah habis terjual. Berulang kali, sms yang sama masuk ke HP. Menanyakan hal yang sama, “Kapan pulang, kumpul yuk.....!!!” Memang tidak terlalu menyakitkan saat mengetahui sebagai besar teman-teman ku sudah ada di kampung halaman. Sedangkan aku, masih harus berrendam ditengah panasnya kota Depok. Hari-haripun, seperti biasa... penuh sesak dengan kegiatan. Bolak-balik berhadapan dengan birokrasi yang membingungkan. Contrang-contreng memenuhi undangan rapat..... Mentari tenggelampun, belum sempat merasakan tenang. Belum mampu untuk merebahkan badan dengan segera. Karena, tukar pikiran masih belum berakhir walaupun jam menunjukan pukul 21.00 . Ditengah kesibukan ini, ada sebuah tamaparan yang menyakitkan. Ditengah tumpukan kelelahan ini, ada sebuah bombardir yang...

“RUU KKG” Mari Sikapi...

Isu disahkannya RUU KKG (Rancangan Undang-Undang Kesetaraan dan keadilan Gender) tidak kalah penting dengan disahkannya kebijakan penarikan subsidi BBM. Mungkin, jika kita mengetahui kerugian yang akan diciptakan dari disahkannya UU tersebut.  Maka,  kehancuran yang diciptakan akan lebih besar dari sekedar kehancuran pagar-pagar DPR. Dan kericuhan yang muncul tidak terbatas pada sulitnya mendapatkan setetes BBM.... Sebelum berbicara lebih jauh, kita fahami terlebih dahulu definisi dari gender. Gender adalah definisi sosial atas pembedaan laki-laki dan perempuan, berbeda dengan jenis kelamin yang membedakan laki-laki dan perempuan secara sudut pandang biologis. Dalam draft RUU KKG yang sedang diolah oleh DPR RI, tercantum banyak sekali pengertian dan pasal yang tidak sesuai dengan tempatnya. Contohnya dalam pasal 1 ayat 1 RUU KKG di sebutkan “ Gender adalah pembedaan peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial budaya yang sifatn...

RUU KKG, kesetaraan yang seperti apa lagi?

Rencana pemerintah mengeluarkan UU KKG memang menjadi angin segar bagi kami kaum perempuan (ciehhh....). Sejarah kekerasan dan penindasan terhadap kaum perempuan memang tidak pernah terhenti! Mungkin akan terhenti saat pena pencatat sejarah itu habis (hehe). Ya... keadilan, dan pembebasan terhadap marjinalisasi yang terjadi memang merupakan mimpi indah bagi kaum tertindas. Tetapi, angin segar yang ditawarkan hanyalah sebuah fatamorgana belaka. Angin yang segar itu, sebenarnya hanya akan membawa gersang pada kaum perempuan. layaknya angin fhon yang datang merusak tanaman, dan layaknya pula angin malam yang suka menggelitik iman *skip... lupakan! :) Isu keadilan yang dibawa oleh kaum feminisme ini, sangat bertolak belakang dengan makna kata sebenarnya. Keadilan bukanlah memberi "sama", tetapi membagi “sesuai”. Sesuai dengan hak dan kewajiban yang dia miliki, sesuai dengan peran yang sedang disandang, pangan, dan papan... *ups! Mereka (kaum feminisme) selalu mendesak Islam...

Cerita Seberang Istana

“Gema adzan ashar, sentuh telinga. Buyarkan mimpi sikecil yang tadi. Dia berdiri malas melangkahkan kaki, di raihnya mimpi tak dilepaskan lagi” Mengutip salah satu lirik lagu Siang Sebrang Istana karya Bang Iwan Fals, membuat saya semakin membelak mata akan fakta yang sedang terjadi pada anak bangsa kini. Lahir di negri berkembang memang bukan pilihan kami ataupun mereka, tapi melepaskan bangsa dari belenggu kemiskinan adalah keharusan setiap jiwa yang lahir di tanah pertiwi ini. Sebuah surat kehidupan selalu mereka kirim melalui angin yang selalu membisikan pada telinga kita akan derita dan keluh mereka mengenai keadilan, kesejahtraan, dan ketentraman. Jerit tangis mereka selalu mereka tulis diatas benteng jalanan yang kian menebal dengan rintihan si mungil karena kelapar. Tapi lagi-lagi, mata dan telinga kita terlalu pengap oleh debu ‘keserakahan’ (Mungkin) sehingga tak terdengar setiap jerit dan rintih mereka yang seolah tak lagi mendapatkan tempat di Negri yang Luas ini. ...

Generasi Harapan

Gambar
Dimana dicari pemuda kahfi Terasing demi kebenaran hakiki Dimana jiwa pasukan badar berani Menoreh nama mulia perkasa abadi Umat melolong digelap malam Tiada pelita penyinar terang Penunjuk jalan kini membungkam Lalu kapankah fajar kan datang Mengapa kau patahkan pedangmu Hingga musuh mampu mebobol bentengmu Menjarah menindas dan menyiksa Dan kita hanya diam sekedar terpana Bangkitkan negeri lahirkan generasi Pemuda harapan tumbangkan kedzaliman Wajah dunia Islam kini memburam Cerahkan dengan darahmu Panji Islam telah lama terkulai Menanti bangkit Kepalmu

Rimba??? emang Salah?

Gambar
Masih teringat saat penyabutan mahasiswa baru di FISIP, salah satu pembicara diacara PSAF memberikan sambutan kepada para pejuang Jingga muda. Dengan santainya beliau berkata, "welcome to the jungle" wow..... Sungguh sambutan yang luar biasa bukan???? Selayaknya MaBa masih polos dan tidak mengerti apa-apa, terkejut sih dengan istilah 'jungle' yang di sampaikan oleh senior. Ternyata, menghabiskan satu semester lebih di FISIP mengerti juga apa yang disebut dengan 'jungle'. Ya memang ini 'Rimba', suasana dan aroma yang dibangun berbeda dengan SMA. Kejutan Budaya memang terasa, melihat wanita yang merokok (dan dianggap biasa), kuliah dengan baju yang seadanya/kurang bahan, tawa dan ricuh orang di takor terdengar, tetapi suara adzan tak dapat terdengan lantang. Pojok-pojok ruangan penuh dengan orang nongkrong, tetapi mushola kosong melompong........ ckckckckckckckck Saat bertemu dengan teman-teman di Fakultas lain, ada beberapa yang memilki iklim yang s...

Ada Cinta di Asrama

Gambar
Wew... Wew... Wew.... Judul nya kontras bangeut, hehehe. Tapi ini fakta loh, memang ada Cinta di Asrama, Ada kehangatan dan keakraban layaknya sebuah Keluarga diAsrama (karena kita satu keluarga.... Keluarga Asrama.. : D ). Saat ada kuisioner mananyakan alasan tinggal di Asrama, saya sendiri bingung mengapa memilih Asrama. Padahal masih ada kost-kostan ataupun ngontrak rumah yang harganya bisa lebih miring dari pada di Asrama. Tetapi mungkin ini jalan CintaNya yang ditunjukan, agar kami temukan cara untuk  dapatkan Cinta dari yang Maha Cinta. :) Awalnya aku hanya mengenal orang-orang yang berasal dari habitat yang sama (ups.... habitat!!! emangnya *teeeeet sensor).  Tapi dengan izinNya kamipun bertemu (kami = menjelaskan bahwa yang dimaksud lebih dari dua yaw), ditepi sebuah danau yang jarang dijamah orang, ditepi sebuah danau yang harus berjuang kala masuk kedalamnya, ditepi sebuah danau aroma cintanya bersemerbak, nyamuk, semut, ulat, terkadang ikan-ikanpun meloncat ing...

Cinta,..Cinta,...Lagi-Lagi,..Cinta!!!

Gambar
Semuanya berawal dari beban dan rencana hidup yang sudah saya rancang jauh-jauh hari. Awalnya tidak pernah terpikir semua akan berjalan seperti ini, tapi ya.. sudahlah.... mungkin memang harus seperti ini. Masa baru di kasih sedikit masalah saja sudah mengeluh.... Iya tooh ??? Setiap jejak-jejak kecil mulai tersusun mengikuti jalan setapak menuju impian, semakin lama semakin mendekati. Aroma keberhasilan mulai tercium, angan-angan yang dibisikan oleh musuh adam mulai terdengar disetiap sudut daun telinga. Menjalar dengan cepat, secepat kilat. Menguasai setiap benih harapan. Jalan setapak yang sempit ini, mulai dipadati oleh ribuan mimpi sampah para Generasi yang mengatakan dirinya Perubah bangsa. Serta persaingan mulai tampak, satu sama lain berlomba mengumpulkan selembar kertas yang diakhiri dengan sebuah coretan benang. Tetapi semuanya seketika berubah, saat angin Asrama datang dengan lembut menarik kaki yang lemah tadi. perlahan tapi pasti,.... menarik langkah kecil keluar dari ...

Cukup Sederhana

Hidup ini sulit, jika kita melihat ia sulit. Hidup itu berat, jika meletakannya sebagai sesuatu yang berat. Hidup ini menyenangkan, jika kita menikmatinya dan mensyukurinya. Arah angin memang tak dapat dikendalikan oleh telapak tangan kita, tapi ia dapat kita pikirkan. Begitupun dengan hidup, kita hanya manusia yang hanya dituntut untuk berusaha seoptimal mungkin. Allah-lah yang menghendaki semuanya, yang terbaik untuk makhluknya. Lalu, jika kita merasa bahwa hidup itu sulit penuh dengan cobaan padahal kita sudah berusaha mati-matian, dan berdoa siang malam. Tapi hasilnya tidak semulus yang kita harapkan, atau bahkan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tapi, ternyata pada saat kita tidak dapatkan apa yang menurut kita bukan keinginan kita, Allah sedang mengajarkan kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kegagalan dan masalah itu selalu menberikan ilmu dan pengalaman yang lebih kepada kita. Maka, pada saat Ujian atau masalah tiba. Maka pada saat itulah kita bersyuk...

Waktu. . .

Gambar
Dia memang tidak akan berhenti, walaupun kau berusaha berlari dan bersembunyi. Dia itu ibaratkan bayangan di tengah terik mentari, yang akan terus mengikuti. Tapi kala mentari tenggelam dan masa itu tiba,... Maka dia akan pergi, Waktu akan pergi meninggalkanmu Tanpa memperdulikan Tangisan dan jeritanmu.

Jalan yang Indah

Seorang ustadz pernah berkata bahwa jalan yang saya dan Sahabat-sahabat saya tempuh adalah pilihan Allah, yang bertemu dengan kehendak kita. Tetapi kami tidak dapat bangga dengan keberadaan di Jalan ini, karena amanah yang kami tanggung-pun tidak semudah yang kami jalankan selama SMA. mendengar kata 'Terpilih' bukan berarti kami lebih baik dari mereka yang tidak berada diJalan ini, Begitu nasehat salah satu abang di Fakultas Jingga yang selalu saya kenang. Ya.... merasa bangga dengan seabreg amanah adalah hal konyol yang harus ditinggalkan. Semua ini berat, jika saya bermain-main dengannya maka merugilah kita.... Tiada yang berani menerima amanah dengan main-main kecuali kebanyakan manusia yang tidak berfikir. Dan Hari tadi menjadi saksi akan waktu yang memaksa diri ini untuk berubah. Karena tidak pernah terpikir bahwa semua amanah ini ataupun Berada Di Jalan ini akan melibatkan diri saya. Jika saya mengingat beberapa waktu kebelakang, tidak mungkin seorang "saya...

Perempuan dan Cerita

Maraknya kejahatan pemerkosaan di angkutan umum, menjadi PR besar untuk keamanan Indonesia. Berbagai upaya telah digencarkan oleh aparat keamanan, berbagai rencana perbaikan dan pencegahan kembali diupayakan oleh pemerintah. Akan tetapi, satu hal yang dilupakan. Yaitu, nasib para korban. Mereka yang menjadi korban memang tidak pernah meminta hal itu terjadi dalam hidupnya. Tetapi apa daya, coretan kelam itu telah tertulis dalam catatan hidup mereka. Saya pernah membaca sebuah surat kabar yang menceritakan mengenai salah satu korban Pemerkosaan di angkutan Umum yang tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Trauma yang di alaminya terlau membekas, dan sulit dia lupakan. Seketika saya terpikir, bagaimana nasib korban yang lain, khususnya mereka yang masih bersekolah ataupun belum menikah. Trauma menjadi korban pemerkosaan memang bukan masalah yang mudah untuk mereka lupakan. Seharusnya, pemerintah tidak hanya fokus pada pelaku dan hukuman yang diberikan pada pelaku. Tetapi jug...

Labelling dan Islam (Jawaban UAS) :)

Teori labelling adalah sebuah teori yang muncul sebagai respon atau feedback yang didapatkan oleh seseorang atas tindakan atau perilakunya kepada masyarakat atau orang lain diluar dirinya. Setiap anggota kelompok masyarakat akan mengikuti norma dan aturan yang berlaku ditengah kelompoknya, walaupun dalam penerapannya dapat berupa paksaan ataupun atas dasar kesadaran individu itu sendiri (Teori Konformitas). Akan tetapi, tidak semua awan berwarna putih. Tidak semua masyarakat atau anggota kelompok dapat berjalan beriringan dengan apa yang diingankan oleh masyrakatnya. Mereka yang dianggap berbeda atau “outer side” akan di berikan Labell dan perlakuan berbeda (misalnya, dianggap ekslusif). Dalam merespon labelling yang diberikan oleh masyarakat terhadap dirinya (objek), ada dua tindakan yang akan dia pilih. Pertama, objek merubah dirinya dan berjalan seiringan dengan apa yang diinginkan masyarakatnya (menghapus Labell yang diberikan kepada dirinya). Kedua,   menerima labell yang dibe...

Arti Sebuah Percakapan

Pada masa Bimbingan kemarin, saya terpaksa pulang keDepok untuk bertemu dengan PA (Pembimbing Akademik). Setelahnya, saya langsung balik lagi ke kota Tercinta, Sukabumi.Saya memilih naik Bis dari pada kereta yang harus disambung menggunakan angkot. Saya sedikit takut naik angkot 03 dikarenakan ada trauma tersendiri. Bukan masalah pemerkosaan di angkot yaww, tapi kasus kriminal yang lain. ya udah lah ya,... yang lalu biar berlalu. Nah ceritanya, hari itu jalanan muacet banget.... sampe-sampe saya sempat menghasilkan beberapa episode mimpi.. :( . Karena bis yang saya tumpangi bis minibus, jadi penjual apapun bisa masuk kedalam bis. Kecuali penjual sate, penjual sapi, penjual diri ( lah?!?!!). Sutrah lah ya tidak penting.. Ceritanya, masuk lah sipenjual buah salak. Pas pertama masuk, dia langsung berjalan kebagian depan mobil. Terus teriak-teriak "salaknya ibu, bapak... salak pondoh asli. silahkan dicoba" Sambil mempublikasikan (?) buah salak yang di bawanya. Tidak ad...

The True Love

“Sejarah selalu mengajarimu dan mendidikmu” Mempelajari sejarah memang sangat berarti, sejarah memberikan banyak manfaat untuk hidup kita. Bagaikan daun yang berguguran, selalu memberikan kebermanfaatan untuk Tanah yang dihinggapinya. Begitupun sejarah, walaupun sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, tetapi akan memberikan kebermanfaatan untuk orang-orang yang mempelajarinya. Kali ini, sepenggal sejarah yang menarik adalah kisah nabi Ibrahim dan Siti Hajar yang membuktikan pada dunia akan arti Cinta yang sesungguhnya. Kala itu Ibrahim membawa Hajar dan Ismail kesuatu tempat yang tandus dan tiada kehidupan disana. Tempat itu jauh dari perkampungan, kelak tempat itu akan   menjadi tempat yang bersejarah untuk umat Islam. Ibrahim hanya meninggalakan sekantung perbekalan dan sekantung air. Hajar yang melihat Ibrahim pergi meninggalkan nya, bertanya “Ibrahim akan kemana engkau? Tegakkah engkau meninggalkan kami?” tetapi Ibrahim tidak menghentikan langkahnya. Hajar terus meng...

Sukses itu milik siapa?

Tulisan ini di ilhami dari sebuah pertanyaan seorang adik di salah satu SMA yang saya dan teman-teman kunjungi. Hujan rintik-rintik disiang itu, tidak menaklukan niat kami untuk “Berbagi Inspirasi”. Walupun jarak sekolah dengan jalan raya bisa dibilang cukup jauh, tidak mengalahkan niat kami ‘ mengkuningkan Sukabumi’ . Oke singkat cerita,... karena kami hanya ber-7 orang, maka satu kelas diisi oleh satu orang. Semua berjalan seperti biasa, presentasi yang disampaikanpun sama seperti sebelum-sebelumnya. Jreng..jreng... sampailah pada sesi pertanyaan. Sesi yang paling ditunggu-tunggu. Satu pertanyaan muncul dari pojok kelas,”Treet..” tangan nya di angkat. Sebuah pertanyaan yang berbobot (menurut saya) tapi herannya ?!?!! Anak-anak lain pada ketawa waktu denger dia pengen masuk UI. Weleh-weleh, kaget juga sama tanggapan dari anak-anak ini.   L   tapi sudahlah namanya juga anak SMA. Berbagai pertayaan pun muncul, dari yang berbobot banget (Sampe-sampe saya gak bisa jawa...