Cukup Sederhana

Hidup ini sulit, jika kita melihat ia sulit. Hidup itu berat, jika meletakannya sebagai sesuatu yang berat.
Hidup ini menyenangkan, jika kita menikmatinya dan mensyukurinya. Arah angin memang tak dapat dikendalikan oleh telapak tangan kita, tapi ia dapat kita pikirkan.

Begitupun dengan hidup, kita hanya manusia yang hanya dituntut untuk berusaha seoptimal mungkin. Allah-lah yang menghendaki semuanya, yang terbaik untuk makhluknya. Lalu, jika kita merasa bahwa hidup itu sulit penuh dengan cobaan padahal kita sudah berusaha mati-matian, dan berdoa siang malam. Tapi hasilnya tidak semulus yang kita harapkan, atau bahkan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Tapi, ternyata pada saat kita tidak dapatkan apa yang menurut kita bukan keinginan kita, Allah sedang mengajarkan kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kegagalan dan masalah itu selalu menberikan ilmu dan pengalaman yang lebih kepada kita.

Maka, pada saat Ujian atau masalah tiba. Maka pada saat itulah kita bersyukur bahwa Masalah itu sebagai kunci dari kebahagiaan. Seperti Jargon si kabayan "Seuri lamun nenyo tanyakan, kusabab arek manggihan pudunan. Ceurik mun nenyo pudunan kusabab arek manggihan tanjakan".

Maka cukup Sederhana bukan???

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf... :(

Ibu

Perempuan dan Cerita