Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Cerita Seberang Istana

“Gema adzan ashar, sentuh telinga. Buyarkan mimpi sikecil yang tadi. Dia berdiri malas melangkahkan kaki, di raihnya mimpi tak dilepaskan lagi” Mengutip salah satu lirik lagu Siang Sebrang Istana karya Bang Iwan Fals, membuat saya semakin membelak mata akan fakta yang sedang terjadi pada anak bangsa kini. Lahir di negri berkembang memang bukan pilihan kami ataupun mereka, tapi melepaskan bangsa dari belenggu kemiskinan adalah keharusan setiap jiwa yang lahir di tanah pertiwi ini. Sebuah surat kehidupan selalu mereka kirim melalui angin yang selalu membisikan pada telinga kita akan derita dan keluh mereka mengenai keadilan, kesejahtraan, dan ketentraman. Jerit tangis mereka selalu mereka tulis diatas benteng jalanan yang kian menebal dengan rintihan si mungil karena kelapar. Tapi lagi-lagi, mata dan telinga kita terlalu pengap oleh debu ‘keserakahan’ (Mungkin) sehingga tak terdengar setiap jerit dan rintih mereka yang seolah tak lagi mendapatkan tempat di Negri yang Luas ini. ...

Generasi Harapan

Gambar
Dimana dicari pemuda kahfi Terasing demi kebenaran hakiki Dimana jiwa pasukan badar berani Menoreh nama mulia perkasa abadi Umat melolong digelap malam Tiada pelita penyinar terang Penunjuk jalan kini membungkam Lalu kapankah fajar kan datang Mengapa kau patahkan pedangmu Hingga musuh mampu mebobol bentengmu Menjarah menindas dan menyiksa Dan kita hanya diam sekedar terpana Bangkitkan negeri lahirkan generasi Pemuda harapan tumbangkan kedzaliman Wajah dunia Islam kini memburam Cerahkan dengan darahmu Panji Islam telah lama terkulai Menanti bangkit Kepalmu

Rimba??? emang Salah?

Gambar
Masih teringat saat penyabutan mahasiswa baru di FISIP, salah satu pembicara diacara PSAF memberikan sambutan kepada para pejuang Jingga muda. Dengan santainya beliau berkata, "welcome to the jungle" wow..... Sungguh sambutan yang luar biasa bukan???? Selayaknya MaBa masih polos dan tidak mengerti apa-apa, terkejut sih dengan istilah 'jungle' yang di sampaikan oleh senior. Ternyata, menghabiskan satu semester lebih di FISIP mengerti juga apa yang disebut dengan 'jungle'. Ya memang ini 'Rimba', suasana dan aroma yang dibangun berbeda dengan SMA. Kejutan Budaya memang terasa, melihat wanita yang merokok (dan dianggap biasa), kuliah dengan baju yang seadanya/kurang bahan, tawa dan ricuh orang di takor terdengar, tetapi suara adzan tak dapat terdengan lantang. Pojok-pojok ruangan penuh dengan orang nongkrong, tetapi mushola kosong melompong........ ckckckckckckckck Saat bertemu dengan teman-teman di Fakultas lain, ada beberapa yang memilki iklim yang s...

Ada Cinta di Asrama

Gambar
Wew... Wew... Wew.... Judul nya kontras bangeut, hehehe. Tapi ini fakta loh, memang ada Cinta di Asrama, Ada kehangatan dan keakraban layaknya sebuah Keluarga diAsrama (karena kita satu keluarga.... Keluarga Asrama.. : D ). Saat ada kuisioner mananyakan alasan tinggal di Asrama, saya sendiri bingung mengapa memilih Asrama. Padahal masih ada kost-kostan ataupun ngontrak rumah yang harganya bisa lebih miring dari pada di Asrama. Tetapi mungkin ini jalan CintaNya yang ditunjukan, agar kami temukan cara untuk  dapatkan Cinta dari yang Maha Cinta. :) Awalnya aku hanya mengenal orang-orang yang berasal dari habitat yang sama (ups.... habitat!!! emangnya *teeeeet sensor).  Tapi dengan izinNya kamipun bertemu (kami = menjelaskan bahwa yang dimaksud lebih dari dua yaw), ditepi sebuah danau yang jarang dijamah orang, ditepi sebuah danau yang harus berjuang kala masuk kedalamnya, ditepi sebuah danau aroma cintanya bersemerbak, nyamuk, semut, ulat, terkadang ikan-ikanpun meloncat ing...